Berita

Penyedia PPF gunakan AI untuk tingkatkan kualitas hasil akhir

×

Penyedia PPF gunakan AI untuk tingkatkan kualitas hasil akhir

Share this article


Jakarta (ANTARA) – Wrap Station yang merupakan perusahaan penyedia Paint Protection Film (PPF) premium memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam pemutakhiran hasil akhir dan juga terkait kualitas akhir melalui Vision Tunel yang mereka miliki.

Direktur Wrap Station, Ricky Fernando mengatakan bahwa sistem ini membantu mendokumentasikan kondisi kendaraan sejak awal pengerjaan hingga sebelum diserahkan kembali kepada pemilik, guna memastikan setiap unit memenuhi standar layanan Wrap Station. 

“Dengan menggunakan AI untuk melakukan final QC. Kita dapat memastikan hasil pemasangan yang konsisten dan selalu transparan dalam pengerjaan PPF,” kata Ricky Fernando melalui keterangan resminya, Selasa.

Baca juga: Manfaat pemasangan PPF pada sebuah kendaraan

Ini dihadirkan guna menyambut era baru dalam industri modifikasi kendaraan yang semakin berkembang dan meningkatnya ekspektasi pelanggan terhadap kualitas serta transparansi pengerjaan, Wrap Station memandang perlunya sistem pendukung yang mampu menjaga akuntabilitas layanan secara menyeluruh

Pendekatan berbasis teknologi dipilih sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk mendukung proses kerja tim, tanpa menghilangkan peran keahlian manusia yang menjadi fondasi utama layanan PPF.

Dia melanjutkan bahwa hadirnya Vision Tunnel memiliki arti penting bagi perkembangan layanan PPF di Indonesia.

Baca juga: Wrap Station dirikan Wrap Academy buka peluang lulusan SMK dapat kerja

Pemanfaatan teknologi dalam proses inspeksi diyakini dapat mengubah cara industri PPF bekerja ke depan, dengan menjadikan transparansi dan konsistensi sebagai bagian dari standar layanan.

Wrap Station memandang Vision Tunnel sebagai langkah strategis perusahaan dalam menjawab arah perkembangan industri otomotif global yang semakin terdigitalisasi.

“Pandangan kami jelas. Suka tidak suka, AI akan hadir di hampir seluruh penjuru industri, termasuk otomotif dan perlindungan kendaraan. Kami memilih untuk tidak menunggu perubahan itu datang, melainkan ikut mendorong perubahan tersebut sejak awal,” lanjut Ricky.

Baca juga: Keunggulan “clear anti scratch” dibandingkan dengan PPF

Dengan sistem inspeksi visual otomatis berbasis AI, Vision Tunnel menjadi pendekatan yang untuk pertama kalinya diterapkan di Indonesia dalam layanan PPF.

Lebih dari sekadar inovasi internal, Wrap Station percaya penerapan teknologi ini dapat berkontribusi dalam mendorong peningkatan standar kerja industri otomotif nasional agar lebih kompetitif di tingkat internasional.

Melalui inisiatif ini, Wrap Station menegaskan komitmennya untuk terus mengembangkan sistem dan infrastruktur pendukung sebagai bagian dari upaya membangun standar baru di industri perlindungan kendaraan Indonesia.

Baca juga: Maxdecal kenalkan produk PPF dan 9800 Series di Elite Showcase 2023

Baca juga: Alasan V-Kool baru luncurkan produk PPF khusus interior tahun ini

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *