Berita

Mazda konfirmasi kehadiran SUV listrik CX-6e 2026 di Australia

×

Mazda konfirmasi kehadiran SUV listrik CX-6e 2026 di Australia

Share this article


Jakarta (ANTARA) – Mazda dikabarkan akan meluncurkan pendatang baru CX-6e 2026 di segmen SUV listrik Australia akhir tahun ini.

Dilaporkan Drive pada Senin waktu setempat, Mazda CX-6e 2026 yang diperkenalkan di pameran otomotif Brussels pekan lalu, akan hadir di diler lokal bersama sedan Mazda 6e yang terkait. 

Seperti yang diperkirakan, CX-6e penggerak roda belakang buatan Tiongkok ini adalah versi Eropa dan Australia dari Mazda EZ-60 yang dijual di Tiongkok, yang dikembangkan oleh usaha patungan antara Mazda dan Changan Automobile.

Baca juga: Mazda menilai pertumbuhan bakal terjadi di 2026 pada semester kedua

CX-6e didasarkan pada arsitektur mobil listrik EPA Changan Automobile dan terkait erat dengan SUV ukuran menengah Deepal S07, yang diluncurkan di Australia tahun lalu. 

Meski demikian, Mazda Australia mengatakan rincian lebih lanjut, termasuk harga dan spesifikasi, akan diungkapkan menjelang peluncuran.

Diketahui, pengungkapan CX-6e dilakukan 12 bulan setelah sedan Mazda 6e debut di pameran otomotif Brussels tahun lalu, dan sembilan bulan setelah EZ-60 diungkapkan di Shanghai pada April 2025.

Baca juga: Mazda siapkan mobil konsep “Vision” di Japan Mobility Show

Di Eropa, CX-6e menggunakan baterai lithium-besi-fosfat (LFP) 78kWh yang sama dengan 6e, berbeda dengan EZ-60 versi Tiongkok yang menawarkan baterai nikel-mangan-kobalt (NMC) 68,8kWh dan 80kWh dalam bentuk listrik.

Mobil ini memiliki jangkauan berkendara yang diklaim hingga 483km berdasarkan standar uji laboratorium WLTP Eropa, sementara pengisian cepat DC hingga 195kW tersedia untuk mengisi daya baterai dari 10 hingga 80 persen dalam waktu 24 menit.

Mazda CX-6e versi Eropa juga menghasilkan tenaga 190kW dan torsi 290Nm yang disalurkan ke roda belakang, sama seperti saudaranya CX-6e, sehingga menghasilkan akselerasi dari 0 hingga 100km/jam dalam waktu 7,9 detik (klaim pabrikan).

Baca juga: Mazda MX-5 “Toraja Roadster” tampil berani di IMX 2025

Mazda CX-6e akan bersaing dengan Tesla Model Y dan BYD Sealion 7, yang masing-masing mulai dari $58.900 (Rp991juta) dan $54.990 (Rp925 juta) sebelum biaya tambahan, sementara kembarannya, Deepal S07, berharga $49.990 (Rp841 juta).

Namun, kemungkinan besar harganya tidak akan lebih murah daripada Mazda 6e, yang telah dikonfirmasi oleh pabrikan akan berharga kurang dari $55.000 (Rp925juta) sebelum biaya tambahan di Australia.

Dengan panjang 4850mm, lebar 1935mm, dan tinggi 1620mm, CX-6e sedikit lebih besar tetapi lebih sempit dan lebih rendah daripada Tesla Model Y, dan secara dimensi berada di antara Mazda CX-60 dan CX-80.

Baca juga: Mazda pertahankan filosofi turun-temurun di tengah desain yang modern

Kabin CX-6e mirip dengan Hyundai Elexio dengan layar sentuh infotainment dan layar penumpang yang terintegrasi, berukuran 26,45 inci (67,18 cm) pada Mazda, tetapi tidak menggunakan panel instrumen dan menggantinya dengan head-up display di garis pandang pengemudi.

Fitur yang tersedia termasuk velg alloy 21 inci (53,34 cm), peredam kejut yang dikontrol secara elektronik, sistem audio 23 speaker dengan speaker terintegrasi di sandaran kepala, dan kaca spion samping digital dengan tampilan video langsung.

Mazda menawarkan versi range-extender dari EZ-60 dan EZ-6 di Tiongkok, tetapi belum dikonfirmasi untuk pasar lain, di mana CX-6e dan 6e saat ini hanya tersedia dalam versi listrik.

CX-6e diperkirakan akan diikuti oleh versi listrik yang setara dengan CX-5, kemungkinan disebut CX-5e, yang saat ini sedang dikembangkan menggunakan ‘Arsitektur EV Skalabel SkyActiv’ milik Mazda sendiri menjelang debut yang diperkirakan pada tahun 2028.

Baca juga: SUV Mazda EZ-60 resmi diluncurkan dengan harga mulai Rp281 juta

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *