Jakarta (ANTARA) – Nio secara resmi telah mengajukan produk terbaru mereka ke pihak Kementerian Perindustrian dan Teknologi Informasi (MIIT) di China, melalui kendaraan ES9 yang merupakan produk Sport Utility Vehicle (SUV) terbesar miliknya pada saat nanti.
CarnewsChina pada Jumat melaporkan bahwa mobil SUV itu masih akan tetap mempertahankan bahasa desain keluarga terbaru Nio dengan bagian depan yang tajam dan bersudut serta lampu depan matriks yang terpisah.
Pada bagian atap, ES9 juga dikabarkan masih akan tetap menggunakan desain tiga cabang dengan sensor LiDAR di tengah yang diapit oleh kamera definisi tinggi di kedua sisinya.
Dari segi dimensi, ES9 memiliki panjang 5365 mm, lebar 2029 mm, dan tinggi 1870 mm, dengan jarak sumbu roda 3250 mm. Sebelumnya, Nio ES8, dengan panjang 5280 mm, lebar 2010 mm, dan tinggi 1800 mm serta jarak sumbu roda 3130 mm.
Baca juga: Selama 2025, Nio kirim 326.000 unit kendaraan
Dengan dimensi yang dimilikinya itu, pihaknya bakal mengklaim bahwa kendaraan ini bakal menembus rekor dengan gelar baru untuk SUV listrik terbesar di China.
Ukuran ini bahkan melebihi ukuran Rolls-Royce Cullinan (5341 mm × 2000 mm × 1837 mm), menjadikan ES9 jauh lebih besar daripada patokan mobil ultra-mewah ini. Untuk menyesuaikan proporsinya yang besar, kendaraan ini dilengkapi dengan roda berdiameter hingga 23 inci.
Profil sampingnya sebagian besar melanjutkan elemen desain ES8, memproyeksikan kehadiran yang mantap dan mengesankan sekaligus menawarkan pilihan bodi dua warna.
Yang menariknya, sensor LiDAR solid-state dipasang di kedua spatbor depan untuk menghilangkan titik buta dan meningkatkan akurasi persepsi.
Di bagian belakang, ES9 mengikuti gaya khas keluarga Nio. Lampu belakang “Tiga lapis” yang membentang penuh semakin meningkatkan daya kenal dari kendaraan tersebut, sementara wiper kaca depan yang tersembunyi semakin menekankan kesan mewah dari kendaraan tersebut.
Untuk tenaga, ES9 dilengkapi dengan motor ganda, dengan motor depan menghasilkan 180 kW (241 hp) dan motor belakang 340 kW (456 hp), yang jika digabungkan menghasilkan total daya 520 kW (697 hp) dan torsi 700 Nm—sesuai dengan spesifikasi ES8 terbaru.
Kecepatan maksimumnya mencapai 220 km/jam. Baterai, yang dipasok oleh CATL, diharapkan hadir standar dengan kapasitas 102 kWh dan mendukung teknologi penggantian baterai 3 menit dari Nio.
Baca juga: McLaren dipastikan bisa menggunakan teknologi canggih dari Nio
Baca juga: Nio ET9 edisi terbatas terjual habis hanya dalam 12 jam
Baca juga: Nio Firefly dikabarkan hadir di Inggris pada Oktober 2025
Pewarta: Chairul Rohman
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026











