Berita

Tesla jadikan fitur mengemudi otomatis langganan Rp1,6 juta per bulan

×

Tesla jadikan fitur mengemudi otomatis langganan Rp1,6 juta per bulan

Share this article


Jakarta (ANTARA) – Perusahaan teknologi asal Amerika Serikat, Tesla dikabarkan telah menerapkan sistem berlangganan untuk teknologi mengemudi otonom.

Dalam sebuah unggahan di media sosial yang dikutip Carscoops pada Kamis waktu setempat, CEO Elon Musk mengatakan perusahaan akan berhenti menjual Full Self-Driving (Supervised) setelah 14 Februari dan hanya akan menyediakannya melalui sistem berlangganan.

Musk tidak menjelaskan lebih lanjut, tetapi situs web Tesla menunjukkan bahwa langganan FSD akan berharga $99,00 per bulan atau sekitar Rp1,6 juta.

Baca juga: Kembangkan ADAS, BYD bentuk tim 5.000 orang dan investasi Rp238,8 T

Harga tersebut jauh lebih mahal daripada Rivian Autonomy+, yang harganya $49,99 per bulan (Rp843 ribu) atau $2.500 (Rp42 juta) sebagai bagian dari pembelian sekali bayar.

Layanan ini menyediakan pengemudian bebas genggam universal di lebih dari 3,5 juta mil (5.632.704 km) jalan di Amerika Serikat dan Kanada.

FSD juga lebih mahal daripada Blue Cruise milik Ford, yang harganya $49,99 per bulan (Rp843 ribu), $495 per tahun (Rp8,3 juta), atau $2.495 (Rp42 juta) sebagai pembelian sekali bayar.

Baca juga: Mercedes-Benz gabung saham Qianli-Geely, fokus teknologi mobil otonom

Di sisi lain, GM memberikan Super Cruise selama tiga tahun untuk kendaraan baru sebelum mulai mengenakan biaya.

Setelah itu, biayanya $39,99 (Rp674 ribu) per bulan atau $399,00 (Rp6,7 juta) per tahun.

Terlepas dari perbandingan harga, Tesla sebelumnya mematok harga $8.000 (Rp134 juta) untuk Full Self-Driving (FSD).

Baca juga: Honda gaet Helm.ai percepat teknologi kemudi otonom dengan AI

Itu setara dengan hampir 81 bulan, atau hampir tujuh tahun.

Akibatnya, model berlangganan dapat menguntungkan pelanggan tergantung pada berapa lama mereka menggunakan kendaraan mereka.

Kita mungkin akan mengetahui lebih banyak bulan depan, tetapi Tesla sudah menawarkan langganan untuk pelanggan yang awalnya tidak membeli sistem mengemudi semi-otonom tersebut.

Baca juga: Toyota dan Waymo kolaborasi dalam teknologi kendaraan otonom

Langganan dapat dibeli melalui aplikasi Tesla atau sistem infotainment kendaraan.

Sayangnya bagi pelanggan, langganan FSD tidak dapat dikembalikan.

Akibatnya, jika pengguna kurang puas, maka hanya dapat membatalkan dan menggunakan fitur tersebut untuk sisa periode penagihan.

Baca juga: Hyundai Motor dan Waymo bermitra untuk teknologi otonom

Pewarta:
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *